Selasa, 12 Juli 2016

Connectors

Type Cause Connectors

 1. AND
Example:
  ü  They saw a cat and a dog.
(Mereka melihat seekor kucing dan seekor anjing)
  ü  He saw a cat, a dog, a mouse, and a rabbit.
(Dia melihat seekor kucing, seekor anjing, seekor tikus, dan seekor kelinci)

 2.  BUT
Example:
  ü  I was sleepy but I couldn't sleep.
(Saya mengentuk tetapi saya tidak bisa tidur)
  ü  She is rich but she is stingy.
(Dia kaya tetapi dia pelit)

3. OR
Example:
  ü  Do you like coffee or tea?
(Kamu suka kopi atau teh?)
  ü  Do you want to go home or stay here?
(Kamu mau pulang atau mau menginap disini?)

 4. SO
Example:
  ü  I have never practice to swim, so I can't swim.
(Saya tidak pernah berlatih berenang sehingga saya tidak bisa berenang)
  ü  I always use email for correspondence, so I rarely write letters for correspondence.
(Saya selalu menggunakan email untuk berkorenspondensi, sehingga saya jarang sekali menulis surat untuk korespondensi)

 5. BECAUSE
Example:
  ü  I called you because I miss you.
(Saya menelpon kamu karena saya merindukanmu)
  ü  She failed the test because she was lazy.
(Dia gagal karena dia malas)

CONNECTORS (Kata Penghubung)

Connectors digunakan untuk menggabungkan dua kalimat/lebih menjadi satu kalimat. Connectors dibagi menjadi 3, yaitu:
      A.    Menunjukan waktu: before, after, as soon as, while, when.
      1.      We went home after the rain stopped.
      2.      I prepare my ticket and passport before I go on holiday to Paris.

      B.     Menunjukan sebab dan akibat: because/because of, since.
      1.      I went to the hospital because I had a serious accident.
      2.      Since I have no money, I can’t treat you.

     C.     Menunjukan tanda urutan: first, next, then, after that, finally.
     1.      first, we must prepare the ingredients.
     2.      Next, we cut the vegetables into small pieces.



Sumber :

http://anindiap.blogspot.co.id/2014/04/artikel-connectors.html

Adjectives & Adverbs

Adjective dan Adverb.

Adjective (kata sifat) adalah kata yang digunakan untuk menerangkan noun (kata benda) atau pronoun (kata ganti) yang dapat berupa orang (person), tempat (place), binatang (animal), benda atau konsep abstrak.
Contoh:
  v  She’s an excellent singer.
  v  I’ve got a new apartment.
Adverb (kata keterangan) merubah kata kerja, yakni kata keterangan menjelaskan bagaimana sesuatu dilakukan.
Kata sifat memberikan informasi seperti ukuran (kecil, besar), bentuk (bulat, persegi), warna (kuning, hijau), kebangsaan (Cina, Polandia), dan opini (baik, buruk). Adjective tidak mengalami perubahan yang tergantung pada jumlah (tunggal atau jamak).
Contoh:
  v  She has a cute puppy.
  v  She has three cute puppies.
Perhatikan bahwa adjective (cute) tidak mengalami perubahan baik dalam bentuk tunggal (puppy) maupun jamak (puppies).
Adjective juga bisa ditempatkan setelah kata kerja tertentu seperti be, feel, look, dan taste.
Contoh:
  v  I’m really happy today.
  v  She’s got a new job so she feels great.
Adverb
Adverb adalah kata keterangan. Adverbs dan adjective memiliki kesamaan. Jika ditinjau dari segi filsafat bahasa kedua kata ini diawali dengan kata “Ad” yang memungkinkan adanya arti “Add” atau “penambahan”. Jika adjectives menambahkan kejelasan arti pada kata benda (nouns), maka adverb menambahkan kejelasan terhadap kata kerja (verbs).

1. Jika adjective berakhir dengan hurup ‘y’, ganti hurup tersebut dengan ‘i’ lalu tambahkan ‘-ly’   
2.  Jika adjective berakhir dengan ‘-le’, ganti ‘e’ degan ‘y’
3. Jika adjectic berakhir dengan ‘-ic’, tambahkan ‘-ally’
4. Beberapa adjective tidak berubah bentuk. Dengan kata lain, bentuk adverb sama dengan
bentuk adjective


Sumber :
http://www.tipsbelajarbahasainggris.com/cara-membentuk-adverb-dari-adjective/

Modal Auxiliaries

Modal auxiliary

Modal Auxiliary itu kata kerja yang bertugas membantu kata kerja utama. Jadi Modal Auxiliary adalah kata kerja pembantu, dan kata kerja utama itu adalah “majikannya”.
Contoh: I will explain about modal auxiliary. “Will” adalah kata kerja bantu yang bertugas membantu kata kerja utamanya yaitu “Explain”. Karena hanya pembantu, sehingga ketika dihilangkan tidak akan menjadi masalah. Tapi kalau kata kerja utamanya yang dihilangkan, maka kalimat tersebut akan kehilangan makna.
  Contoh dan Fungsi Modal Auxiliary Verbs.
a.       WILL
Fungsi: Berbicara tentang pekerjaan di masa depan,
Contoh: I won’t (will not) be in the office until 11; I’ve got a meeting
Membuat semi formal permintaan,
b.      SHALL
Fungsi: Untuk menawarkan sesuatu,
Contoh: Shall I fetch you another glass of wine? Membuat kalimat saran,
c.       MAY & MIGHT
Fungsi: Menggambarkan pekerjaan yang mungkin terjadi. Bedanya May lebih memungkinkan terjadi (50% chance); sedangkan might lebih meragukan (mungkin hanya 30% chance).
Contoh: She may be back in her office: the lecture finished ten minutes ago.
d.      WOULD
Fungsi: Bentuk past dari will.
Contoh: He said the next meeting would be in a month’s time. Permintaan tolong yang lebih halus dari “will”. Contoh: Would you like another cup of tea?
e.       CAN & COULD
Fungsi:
  Ø  Berbicara tentang kemampuan.
Contoh: Can you speak Mandarin? (present)
She could play the piano when she was five. (past)
  Ø  Membuat permintaan,
Contoh: Can you give me a ring at about 10?
Could you speak up a bit please? (slightly more formal, polite or ‘softer’)
  Ø  Permohonan izin,
Contoh: Can I ask you a question? Could I ask you a personal question? (more formal, polite or indirect)
f.       MUST
Fungsi:
  Ø  Untuk menunjukkan sebuah kewajiban atau keharusan.
Contoh: People must try to be more tolerant of each other.
  Ø  Sugesti/saran/ajakan yang kuat.
Contoh: I think you really must make more of an effort.
g.       SHOULD
Fungsi:
  Ø  Memberi Saran.
Contoh: I think you should go for the Alfa rather than the Audi.
  Ø  Kewajiban, tapi lebih lemah dari “must”.
Contoh: The equipment should be inspected regularly. (Peralatan harus diperiksa secara rutin).
h.      OUGHT TO
Ought to punya makna yang sama dengan should, biasanya dipakai pada kalimat affirmative pada waktu present (saat ini). Contoh: You should/ought to get your hair cut.

Sumber :

http://inggrisonline.com/pengertian-contoh-dan-fungsi-modal-auxiliary-verbs

Affirmative & Negative Agrement, Negation, Commands.

Affirmative and Negative Agreement , Negation , Commands

Affirmative & Negative Agreement :
Affirmative digunakan untuk menunjukkan orang atau melakukan sesuatu hal, kemudian menambahkan lain melakukan hal yang sama. Cukup menggunakan : and – to or and – so Kata so, too, dan also mempunyai arti yang sama yaitu juga, pula, pun. Tapi dalam penggunaannya terdapat perbedaan, so digunakan sebelum tobe(s) dan auxilliaries(kata bantu)
Contoh :
      a)      I am happy, and you are too
      b)      I am happy, and so you are
      c)      My friend will talk to him and so will I
      d)     My friend has talked about it, and so have I

Sedangkan too dan also digunakan setelah tobe(s) dan auxilliaries.
Example:
      a)      My friend will talk to him and I will too
      b)      My friend has talked about it, and I have too

Negative Aggrement :
Neither dan Either memiliki arti yang sama yaitu : tiak keduanya atau keduanya tidak.
Untuk neither igunakan sebelum aux verb, for example :
     a)      My roommate won’t go, and neither will i
     b)      My roommate hasn’t gone, and neither have i

Negation :
Negation adalah bentuk pernyataan negatif. Kita tahu betul bahwa untuk membentuk kalimat negatif ada beberapa cara, namun begitu di bawah ini akan kami jelaskan bentuk-bentuk negation, atau bentuk-bentuk bagaimana membentuk suatu pernyataan negatif.
Dengan Auxiliary Verbs Ingat bahwa apabila kita sudah menggunakan Auxiliary verbs dalam kalimat negative, maka Kata kerja harus kembali ke bentuk semula.
Contoh:
      a)      I didn’t understand what you mean.
      b)      He can’t swim well. He doesn’t come today.
      c)      We haven’t painted the house. She might not come.
Command (Perintah) menambahkan kata “to” sebagai penghubung kalimat melaporkan dengan yang dilaporkan. “not to” dalam perintah negatif.
He told me, “wait for me !”
      a)      He told me to wait for him
      b)      She told me, “don’t cheat anymore !”
      c)      She told me not to cheat anymore.

Sumber :
https://firahdite0110.wordpress.com/2015/04/19/affirmative-negative-agreement-negation-commands/

http://kinihardja.blogspot.co.id/2015/04/affirmative-negative-agreement.html

Verb as Complement

Verb as complement
 
  Ø  Complement
Complement adalah kata atau kelompok kata yang melengkapi makna dari subject, verb, atau object. Dengan demikian, ada tiga macam complement, yaitu: subject, verb, dan object complement.
  Ø  Subject Complement
Subject complement adalah noun, pronoun, adjective, atau konstruksi lain (berperan sebagai noun atau adjective) yang mengikuti verbs of being atau linking verb serta berfungsi menerangkan atau merujuk subjek kalimat.
  Ø  Contoh Kalimat Subject Complement
Keterangan:
subject complement = bold
linking verb = italic
  Ø  With gerunds Verb + Gerunds
Gerund adalah kata kerja yang berfungsi sebagai kata benda sehingga dapat berfungsi sebagai subjek, objek dan pelengkap (complement) dalam kalimat, juga di belakang sebuah preposisi. Bentuk gerund biasanya disebut verb+ing. Mungkin istilah itulah yang biasa kita kenal selama ini mengenai gerund. Singkatnya, Gerund adalah kata benda yang dibentuk dari kata kerja (verb) + ing. Gerund sebagai pelengkap tidak dapat dijadikan subject dalam kalimat pasif (passive voice). Gerund terletak setelah to be: is/am/are, was/were, been/being/be. Contoh :
     a)      My hobby is fishing
     b)      Her hobby is reading novel
     c)      My favorite sport is playing football
  Ø  Verb + Preposition + Gerund
Ada dua kemungkinan jika Gerund digunakan sebagai Object, yakni Object of Preposition (Object Kata Depan) dan Object of Verb (Object Kata Kerja). Beberapa preposisi (preposition) lazim yang sering diikuti oleh Gerund adalah: about, in, for, of, without, from, by, dan to. Untuk preposisi “to”, boleh diikuti Gerund jika fungsinya memang sebagai presposisi, bukan bentuk dari infinitive. Contoh :
     a)      I’m used to sleeping with the window open.
     b)      I’m accustomed to sleeping with the window open.
     c)      I look forward to going home next month


Sumber :

http://www.wordsmile.com/pengertian-contoh-kalimat-subject-verb-complementhttp://delyarr.blogspot.co.id/2015/05/verb-as-complement_11.html 

Pronouns

PRONOUNS

Pronouns In grammar, a pronoun is defined as a word or phrase that may be substituted for a noun or noun phrase, which once replaced, is known as the pronoun’s antecedent. How is this possible? In a nutshell, it’s because pronouns can do everything that nouns can do. A pronoun can act as a subject, direct object, indirect object, object of the preposition, and more.
Dalam tata bahasa , kata ganti didefinisikan sebagai kata atau frase yang dapat menggantikan kata benda atau kata benda frase , yang pernah. Singkatnya itu karena kata ganti dapat melakukan segala sesuatu yang nomina dapat dilakukan. Sebuah kata ganti dapat bertindak sebagai subjek , objek langsung , objek tidak langsung , objek dari preposisi , dan banyak lagi .

Jenis Pronoun dan Contoh Kalimatnya :
Ket:
Subjek: Ketika pronoun menjadi Subjek.
Contoh:
• I read a book > aku membaca sebuah buku.
• You are very beautiful > kamu sangat cantik.
Objek: Ketika pronoun menjadi Objek.
Contoh:
• She loves me > dia mencintai aku.
• I take it > aku mengambilnya.
Possessive: artinya memiliki, misalnya: milik-ku, milik-mu, milik-nya, dsb.
Contoh:
• Is that your book? > apakah itu bukumu (buku punya-mu)?
• Where did you hide my wallet? > dimana kamu menyembunyikan dompetku (dompet milikku)
Reflexive: Berfungsi untuk memberikan penekanan yang jika diterjemahkan menjadi “diri”, sehingga terkadang diterjemahkan dengan dirinya/mu/kita atau sendiri atau bisa juga digabung menjadi seperti “dirinya sendiri”.
Contoh:
• she cooks for herself > Ia memasak untuk dirinya.
• I cooked fried chicken by myself > aku memasak ayam goreng sendiri.

Sumber :

http://www.gingersoftware.com/content/grammar-rules/pronouns-2/ ttp://inggrisonline.com/pengertian-jenis-pronoun-dan-contoh-kalimatnya/ http://www.schools.nsw.edu.au/learning/7-12assessments/naplan/teachstrategies/yr2011/images/arti_table_01.jpg 

Subject – Verb Agreement

Subject and Verb Agreement

Subject and verb must agree in number: both must be singular, or both must be plural. Problems occur in the present tense because one must add an -s or -es at the end of the verb when the subjects or the entity performing the action is a singular third person: he, she, it, or words for which these pronouns could substitute.
Here are some examples of subject verb agreement (the subject is bolded and the verb underlined):
Ø  My dog always growls at the postal carrier.
Ø  Basketballs roll across the floor.
Ø  I don’t understand the assignment.
Ø  These clothes are too small for me.
Ø  Peter doesn’t like vegetables.
Singular Indefinite Pronouns
Here are some examples of subject verb agreement with singular indefinite pronouns:
Ø  Each gets a trophy for playing.
Ø  Somebody will pay for this.
Ø  Anybody is more fun than you.
Ø  Something is very wrong here.
Ø  Everybody enjoys a good book.
Ø  Nothing has been determined as of yet.
Plural Indefinite Prounouns
Here are some examples of subject verb agreement with plural indefinite pronouns:
Ø  Both are qualified for the job.
Ø  Many went to the beach and got sunburned.
Ø  Few know what it really takes to get ahead.

Sumber :

http://examples.yourdictionary.com/examples-of-subject-verb-agreement.html