Selasa, 14 Oktober 2014

EKONOMI KOPERASI

I.                   PENGERTIAN KOPERASI SECARA UMUM
Menurut Undang – Undang Dasar Koperasi Nomer 25 Tahun 1992 “Koperasi merupakan badan usaha yang beranggotakan orang seorang atau badan hukum koperasi yang yang melandaskan kegiatanya berdasarkan atas azas kekeluargaan”.
Menurut Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan Nomer 27 “Koperasi adalah badan usaha yang menggorganisasir pemanfaatan.danpendayagunaan sumber daya ekonomi para anggotanya atas dasar prinsip – prinsip koperasi dan kaidah usaha ekonomi untuk meningkatkan taraf hidup anggota pada khususnya dan masyarakat kerja pada umumnya”. Dengan demikian maka koperasi merupakan gerakan ekonomi rakyat dan sokoguru perekonomian nasional.
Maka dengan adanya pernyataan di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa kateristik atau ciri – ciri utama koperasi adalah sebagai berikut :
1. Koperasi dibentuk oleh orang seorang yang memilki satu kepentingan atau satu tujuan ekonomi yang sama.
2. Koperasi didirikan dan dikembangkan dengan azas kekeluargaan, yang mengikat pada nilai percaya diri, saling membantu/kesetiakawanan, keadilan, persamaan, dan demokrasi.
3. Koperasi didirikan, dimodali, dibiayai, diatur, dan diawasi serta dimanfaatkan sendiri oleh anggotanya.
4. Fungsi dari badan koperasi adalah menunjang kepentingan ekonomi anggotanya dalam rangka memajukan kesejahteraan anggotanya.
5. Jika terdapat kelebihan dari hasil usaha maka kelebihan itu digunakan untuk dana cadangan dan pemenuhan kebutuhan dari masyarakat umum yang bukan termasuk dari pada anggota koperasi.
2. Struktur Koperasi
Didalam struktur perkoperasian terdapat bagian – bagian yang bertanggung jawab atas pengelolaan suatu koperasi. Bagian atau elemen itu yaitu Rapat Anggota, Pengurus, dan Pengawas. Di bawah ini merupakan penjelasan fungsi atau tugas pokok dari masing – masing elemen tersebut :
1. Rapat Anggota
Rapat anggota merupakan pemegang kekuasaan tertinggi dalam tata kehidupan koperasi yang mempunyai fungsi – fungsi antara lain :
1. Menetapkan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga koperasi
2. Menetapkan kebijakan umum koperasi
3. Memilih, mengangkat dan meberhantikan pengurus dan badan pemeriksa koperasi.
4. Menetapkan dan mengesahkan rencana kerja serta rencana anggaran belanja koperasi, serta kebijakan pengurus dalam bidang organisasi dan usaha koperasi.
5. Mengesahkan laporan pertanggung jawaban pengurus dan badan pemeriksa dalam bidang organisasi dan usaha koperasi. Dan rapat anggota diadakan sekurang-kurangya sekali dalam satahun.
2. Pengurus
Berdasarkan Undang – Undang Koperasi Nomer 25 Tahun 1992 yang dimaksud dengan pengurus adalah “sedikit – dikitnya terdiri dari ketua, sekretaris dan bendahara yang dipilih dari dan oleh anggota dalam suatu rapat anggota”.
Adapun fungsi dari Pengurus adalah memimpin organisasi dan usaha koperasi serta bertindak untuk dan atas nama koperasi dalam berhubungan dengan pihak ketiga sesuai dengan keputusan rapat anggota dan anggaran dasar / anggaran rumah tangga koperasi.
3. Pengawas
Pengawas merupakan perangkat organisasi yang diberi mandat oleh anggota untuk melakukan pengawasan terhadap kegiatan koperasi.
Tugas pokoknya yaitu :
1. Mengawasi pelasanaan kebijakan dan –pengelolaan koperasi.
2. Membuat laporan tertulis tentang hasil dari pengawasan yang telah dilakukan.
II. KONSEP KOPERASI INDONESIA
Konsep koperasi menjadi 3 (tiga) macam yakni :
1.      Konsep koperasi barat
Koperasi adalah o0rganisasi swasta, yang dibentuk secara sukarela oleh orang – orang yang mempunyai persamaan kepentingan, dengan maksud mengurusi kepentingan para anggotanya serta menciptakan keuntungan timbale balik bagi anggota koperasi maupun perusahaan koperasi.
1.      Konsep koperasi sosialis
Koperasi direncanakan dan dikendalikan oleh pemerintah dan dibentuk dengan tujuan merasionalkan produksi, untuk menunjang perencanaan nasional.
Tujuannya untuk merasionalkan factor produksi dari kepemilikan pribadi ke pemilikan kolektif.
1.      Konsep koperasi negara berkembang
Konsep ini mampunyai ciri –ciri yaitu dominasi dari pemerintah yang terlalu campur tangan dalam hal pembinaan dan pengembangannya.
Tujuan dari konsep ini yaitu lebih untuk meningkatkan kondisi sosial ekonomi anggotanya.
Macam – macam aliran dalam koperasi
1. Aliran Yardstick
Ciri – ciri Aliran Yardstick :
1. Aliran ini ada pada negara yang berideologi kapitalis atau ekonomi liberal.
2. Fungsi koperasi dari pada aliran ini adalah sebagai kekuatan untuk mengimbangi, menetralkan, serta mengoreksi kesalahan.
3. Peran pemerintah tidak ada karena kebnberhasilan dan kejatuhan koperasi ditanggung sepenuhnya oleh para anggotanya.
4. Pengaruh aliran ini lebih kuat pada negara – negara barat, misalnya AS, Swedia, Denmark, Jerman, Belanda dll.
2. Aliran Sosilais
Ciri – ciri Aliran Sosialis :
1.      Koperasi hanya sebagai alat yang efektif untuk mensejahterakan masyarakat
dan menyatukan masyarakat.
2. Pengaruh aliran ini lebih kuat pada negara Eropa Timur dan Rusia.
3. Aliran Persemakmuran (Commonwealth)
Ciri – ciri Aliran Yardstick :
1. Koperasi sebagai alat yang efisien dan efektif dalam meningkatkan kualitas ekonomi masyarakat.
2. Koperasi sebagai wadah ekonomi rakyat berkedudukan strategis dan memegang peranan utama dalam struktur perekonomian masyarakat.
3. Hubungan pemerintah dengan gerakan koperasi bersifat “Kemitraan (Partnership). Pemerintah sangat berperan dalam menciptakan pertuimbuhan ekonomi yang stabil bagi koperasi.
III. TUJUAN KOPERASI

Sesuai UU No. 25/1992 Pasal 3 yaitu :
Koperasi bertujuan memajukan kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya, serta ikut membangun tatanan perekonomian nasional dalam rangka mewujudkan masyarakat yang maju, adil dan makmur berlandaskan Pancasila dan UUD 1945.

IV.  LATAR BELAKANG TIMBULNYA ALIRAN KOPERASI

1.   Keterkaitan Ideologi, System Perekonomian dan Aliran Koperasi
-       Ideologi System Perekonomian Aliran Koperasi
-       Liberalisme/Kapitalisme System Ekonomi Bebas Liberal Yardstick
-       Tidak termasuk Liberalisme dan Sosialisme System Ekonomi Campuran Persemakmuran (commonwealth)
2.   Aliran Koperasi
-      Aliran Yardstick
-      Aliran Sosialis
-      Aliran Persemakmuran (commonwealth)
V.       SEJARAH PERKEMBANGAN KOPERASI INDONESIA
Sejarah berdirinya koperasi dimulai pada tahun 1895. Pada tahun itu koperasi didirikan di Leuwiliang pendirinya RN Ariawiriatmadja, Patih Puurwokerto dkk. Pada saat itu Koperasi hanya berbentuk Bank Simpan Pinjam. Yang nantinya bank itu digunakan untuk menolong teman sejawat beliau yaitu para pegawai negeri pribumi.
Dan pada tahun 1920 diadakan Coperative Commissie yang diketuai oleh Dr. JH. Boeke sebagai Adviseur voor Volkscredietwezen. Komisi ini diberi tugas untuk penyelidikan akan manfaat koperasi. Pada Tanggal 12 Juli 1947 Diselenggarakannya kongres gerakan koperasi se Jawa yang pertama di Tasikmalaya.
Di Tahun 1960 Pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah No. 140 tentang Penyaluran Bahan Pokok dan menugaskan koperasi sebagai pelaksananya. Pada tahun berikutnya diselenggarakan Musyawarah Nasional Koperasi I (Munaskop I) di Surabaya untuk melaksanakan Demokrasi Terpimpin dan Ekonomi Terpimpin.
Tahun 1965, Pemerintah mengeluarkan Undang – undang No. 14 Tahun 1965, dimana Prinsip NASAKOM diterapkan di dalam koperasi dan ditahun ini juga dilaksanakan Munaskop ke II. Di tahun selanjutnya pemerintah mengeluarkan Undang – undang No. 12 Tahun 1967 tentang Pokok – pokok Koperasi disempurnakan dan diganti dengan UU No. 25 Tahun 1922 Tentang Perkoperasian. Dan di tahun 1955 pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah No. 9 Tahun 1995 tentang kegiatan Usaha Simpan Pinjam dan Koperasi.
Bersumber dari : 

Senin, 13 Oktober 2014

CONTOH KOPERASINYA

KOPERASI SERBA USAHA ( KSU ) SEJATI MULIA

Didirikan di Jalan Raya RagunanB/1 RT 004/03, Jakarta, 12550. Sebelum KSU “sejati mulia” berdiri, pada bulan Juli 1977 di RW 01 Kel Jatipadang telah mendirikan suatu Paguyuban berbentuk usaha simpan pinjam bagi anggotanya. Ternyata kegiatan ini mendapat responyang  positif dari masyarakat , sehingga pada tanggal 8 januari 1978 disepakati untuk membentuk usaha bersama dalam wujud Koperasi Simpan Pinjam yang diberi nama KSP “Dana Mulia” dan kemudian berkembang menjadi KSU “Sejati Mulia” yang disahkan oleh Kantor Wilayah Koperasi DKI Jakarta pada tanggal 14 Desember 1978 dengan Badan Hukum No : 1263/BH/I

PARA PENDIRI KSU SEJATI MULIA
1.      R. Soekarno (alm.)
2.      T. Wahyo Karta Waisan (Lurah Jatipadang waktu itu)
3.      H. Wangsid (alm.)
4.      H. Muhammad Iskak
5.      Sueb Paulana (alm.)

STRUKTUR ORGANISASI DAN TUGASNYA :
Tugas dari struktur organisasi KSU Sejati Mulia adalah :
·         Rapat Anggota
Sebagai pemegang kekuasaan tertinggi dalam koperasi. Yang membicarakan rencana strategis koperasi dalam masa kepengurusan berikutnya.
Hal-hal yang dibicarakan tersebut adalah sebagai berikut :
1.      Menetapkan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga di dalam koperasi.
2.      Menetapkan kebijakan dalam koperasi
3.      Memilih, mengangkat, dan memberhentikan pengurus, badan pemeriksaan
4.      Menetapkan dan mengesahkan kebijakan pengurus dalam bidang organisasi maupun bidang usaha.
5.      Mengesahkan laporan pertanggungjawaban pengawas koperasi.
·         Ketua Umum
Tugas-tugas pokok ketua koperasi adalah sbagai berikut:
1.      Memimpin dan mengordinir serta mengawasi pelaksanaan tugas pengurus lainnya.
2.      Memipin rapat anggota tahunan
3.      Pengurus memberikan laporan pertanggungjawaban kepada rapat anggota tahunan.
4.      Memberikan keputusan tentang koperasi.
·         Pengawas
Tugas-tugas pokok dari pengawas adalah :
1.      Memeriksa pelaksanaan koperasi termasuk organisasi manajemen, usaha keuangan, pemodalan, dan lain-lain
2.      Memeriksa dan meneliti ketetapan dan kebenaran catatan organisasi, usaha, keuangan, untuk dibandingkan dengan kenyataan yang ada.
3.      Bertanggungjawab atas pemeriksaan dan hasil pemeriksaan serta merahasiakan hasil pemeriksaan kepada pihak ketiga.
4.      Memuat laporan pemeriksaan secara tertulis, memberikan pendapat atau saran perbaikan dalam menyajikan laporan kepada rapat anggota tahunan.
·         Dewan penasehat
Tugas- tugas pokok dewan penasehat adalah :
1.      Dewan penasehat terdiri dari orang-orang yang ditetapkan oleh rapat anggota untuk sasaran petunjuk dan masukan serta memberikan konsultasi dengan pengawas dan ketua koperasi
2.      Memberikan masukan serta saran atau petunjuk kepada pengurus untuk perkembangan kemajuan koperasi baik diminta maupun tidak diminta, sebagai imbal jasa badan sehat memperoleh uang kehormatan dari dana pengurus yang disisihkan dari masing-masing usaha kopeasi.
·         Sekretariat
Tugas-tugas pokok secretariat adalah :
1.      Mengkoordinir bagian administrasi, tata usaha, serta rumah tangga, mengerjakan pencatatan surat-surat yang masuk dan yang keluar.
2.      Mengerjakan dan memelihara prasarana dan sarana kerja untuk dapat menunjang kelancaran kegiatan kerja.
3.      Mengerjakan urusan personalia termasuk didalamnya kesejahteraan anggota
4.      Menyusun laporan yang diperlukan manajemen koperasi
·         Kepala Bagian Keuangan
Tugas-tugas pokok bagian keuangan adalah :
1.      Mengkoordinir dan membawahi kasir, unit jasa, serta unit simpan pinjam
2.      Melakukan transaksi terhadap para anggota yang ingin melakukan simpan pinjam
3.      Menyusun data perkembangan keuangan usaha dan bidangnya secara berkala
4.      Bersama staf dan pengurus menyiapkan surat-surat pengurus dan bahan-bahan rapat anggota.
·         Kepala bagian toserba
Terdapat toserba yang menyediakan kebutuhan bagi para anggotanya serta masyarakat umum untuk berbelanja yang dikelola oleh pengurus koperasi yang meliputi unit toserba, unit pondok kue waserba, unit gudang dan unit pengadaan barang.
·         Karyawan
Pegawai KSU Sejati Mulia yang berugas sehari-hari melaksanakan keiatan dikantor atau took KSU, digaji atau diberi honorarium sesuai dengan jabatan atau pekerjaan yang diembannya dan lama waktu pengabdiannya pada KSU Sejati Mulia.

KEGIATAN USAHA
·         Unit Usaha Eceran           :
Menjual segala jenis keperluan sehari-hari (sembako, dll). Menjual sekitar 3000 jenis barang keperluan anggota/masyarakat seperti perlengkapan sekolah/kantor, perlenkapan dapur, pakaian bayi, obat-obatan, dan lainnya.
·         Unit Simpan Pinjam                    :
a. Simpanan :  Terdiri dari simpanan sukarela dan simpanan khusus. Simpanan sukarela (tabungan diberikan jasa 5% per tahun  dan 8,5% untuk simpanan khusus (deposito berjangka).
b. Pinjaman : Hanya diberikan kepada anggota yang sudah aktif selama± 6 bulan. Besarnya pinjaman disesuaikan dengan kebutuhan anggota dan nilai jaminan jasa pinjaman sebesar 2,5% per bulan dari saldo pinjaman. Modal kerja yang dipakai unit ± 3,5 miliar.
·         Kerjasama Anggota
a. Pemasok Kue Basah (pondok kue)
Anggota yang berpartisipasi sebagai pemasok pondok kue ± 60 orang
b. Kerjasama Ruangan/ Kios
Terdiri dari kartu telephone, tahu sumedang, Cendol Bandung, Gado-Gado, Koran/majalah, Busana Muslim dan salon muslimah.
c. Kerjasama Konter
Terdiri dari konter daging, buah, obat, ATK, Perlengkapan bayi, Peralatan dapur.
5. Kerjasama Non Anggota
Terdiri dari Bank BCA, Bank Mandiri (ATM), Bank BNI (ATM), Warnet, Mega photo dan Bank BRI.

Referensi :


Jumat, 16 Mei 2014

Cara Kita sebagai Pemerintah dalam Mengurangi Impor

NAMA KELOMPOK            :
  •        DANANG FEBRIYANTO (21213993)
  •         IKRAMINA ISNI GHASSANI (24213261)
  •        LAENDA DHIKA DEWI (24213911)
  •        SRI RAMADHANA (28213622)

           Jika kita sebagai pemerintah akan terlebih dahulu mensejahterakan para petani agar para petani dapat menciptakan hasil pangan yang berkualitas dan terjangkau juga dimasyarakat. Dan kami akan mengurangi impor pangan dari luar dan mengutamakan pangan hasil alam sendiri. Salah satu cara untuk mensejahterahkan para petani dengan memberikan kemudahan dalam mendapatkan benih dan bibit varietas unggul, dan membuat harganya terjangkau oleh para petani. Kita harus bekerjasama dengan tenaga ahli dibidang pertanian. Jadi kita bisa mendapatkan ilmu yang diberi oleh mereka.        
 Dengan begitu kita bisa menerapkannya dalam mensejahterakan petani dan tanamannya. Kita lebih baik mengurangi adanya pembangunan liar seperti membangun perumahan, ruko dan gedung-gedung. Maka dari itu kita lebih memperbanyak menanam tanaman pangan dengan begitu hasilnya adalah swasembada pangan.
      Dalam pemberdayaan departemen/ kementrian pertanian kita harus lebih menjaga adanya mafia dan koruptor-koruptor yang hanya memanfaatkan fasilitas dan materi yang sudah dijaga dan dibangun dengan susah payah.

Kamis, 15 Mei 2014

Pentingnya Softskill

Softskill sangatlah penting bagi kita mahasiswa yang ingin lanjut bekerja atau membuka usaha sendiri, bukan hanya mahasiswa sebenarnya softskill itu sangat penting untuk semua orang. Pada zaman sekarang kalau kita ingin melamar pekerjaan yang dilihat sekarang hanya bukan kecerdasaan melainkan softskill yang kita punya. Karna biasanya biasanya perusahaan membutuhkan karyawan yang cekatan dalam bekerja, selalu mempunyai inisiatif, bisa bekerja secara tim dan bisa mengembangkan diri di sebuah organisasi. Dalam membuka usahapun kita membutuhkan softskill, misalnya untuk berorasi didepan umum mempromosikan apa yang kita jual dan bisa juga untuk keterampilan dalam memproduksi barang yang ingin dijual. Pada intinya softskill itu sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. 

DIMAS ANGGARA

Saya ingin menceritakan tentang idola saya, yaitu Dimas Anggara. Saya ngefans dengan dia sejak dia tampil dilayar kaca pada saat sinetron “Kupinang Kau Dengan Bismilah (KKDB)”. Dia berperan sebagai  Amar, dan saya selalu menonton sinetron itu. Semenjak suka dengan Dimas Anggara saya selalu mencari tahu tentang pribadinya dia dan sosial medianya. Mulai dari twitter, instagram dan blog fans dari Dimas Anggara, fansnya itu disebut dengan nama “Dimskilover”. Semenjak saya mencari tau tentang pribadinya dia ternyata dia pengoleksi tatto dibadan dan pemelihara binatang. Dirumahnya binatang itu sangat banyak mulai dari anjing, kucing dan semacam kadal. Dimas Anggara juga mempunyai band bernama “Band Barris” yang dihuni dengan 5 personil. Dimas Anggara sebagai Vocal, Achyandra Satriaji sebagai Guitar, Andhika Ranandra sebagai Bass, dan Tosan Iqbal sebagai Drum.
Setelah sinetron  KKDB selesai Dimas pun memulai syuting baru berjudul “Cinta Salsabila” dan saya selalu mengikut sinetron tersebut. Setelah syuting itu selesai Dimas pun memulai syuting baru yaitu “Love In Paris”. Saya selalu mengikuti perkembangan sinetron itu dan saya mencari tau dimana lokasi syuting itu berada. Setelah saya mengetahui saya datang kelokasi syuting itu dan saya harus menunggu Dimas yang harus take syuting terlebih dahulu. Saya menunggu sekitar satu jam untuk bertemu dengannya. Setelah syuting selesai saya boleh bertemu dengan Dimas dan akhirnya saya meminta foto dan berbincang-bincang sedikit dengannya. Menurut saya dia adalah artis yang paling baik dengan fansnya. Dia adalah pribadi yang baik dan rajin sholat udah gitu dia sangat sayang pada keluarganya, itulah yang membuat saya makin menyukai Dimas Anggara.

Saya sempat fakum untuk mengikuti kegiatan Dimas pada saat itu. Setelah beberapa lama saya terjun lagi untuk mengikuti kegiatannya dan pada saat itu saya tau dia ingin meluncurkan film terbarunya yang berjudul “Aku Cinta Kamu”. Saya dan teman saya datang untuk menonton premier film  tersebut dan itu bertempat di Mall Epicentrum Kuningan. Ketika saya sampai disana, untuk  kedua kalinya saya bertemu dengan Dimas Anggara dan tetap saja masih ramah seperti saya bertemu dilokasi syuting. Itulah cerita tentang Idola saya Dimas Anggara. 

Ini adalah foto-foto bersama sang idola, yaitu Dimas Anggara.

Pada saat syuting "Love In Paris"


Pada saat premier "Aku Cinta Kamu"

Senin, 21 April 2014

PERUSAHAAN YANG BERPENGARUH TERHADAP PEREKONOMIAN INDONESIA

PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI)

     Dalam pertumbuhan ekonomi sebenarnya, sejauh mana peranan bank dalam membantu usaha para nasabah yang memerlukan dana, baik dana Investasi maupun dana untuk modal kerja diharapkan adanya peningkatan pembangunan di berbagai sector. Dan saya akan mebahas tentang Bank Negara Indonesia,
Bank sirkulasi dan bank sentral pertama yang didirikan pada tahun 1946 di Jakarta. Tugasnya waktu itu adalah membiayai dan membayar hutang negara, menarik uang pendudukan Jepang dari peredaran dan menggantikannya dengan ORI (Oeang Repoeblik Indonesia). Jenis uangnya diedarkan Menteri Keuangan, bukan BNI 1946 sebagai bank sentral, dan merupakan surat utang pemerintah RI. Ketika ibu kota pindah dari Jakarta ke Yogyakarta, dan bank sentral pun pindah.
BNI 1946 berdiri pada tanggal 5 Juli 1946 yang kemudian diperingati sebagai Han Bank. Tujuan BNI adalah mengatur pengeluaran dan peredaran uang kertas bank dengan harga yang tetap menurut keperluan masyarakat, memperbaiki peredaran alat pembayaran lain, dan memenuhi kredit masyarakat agar dapat bekerja untuk kepentingan umum.
Pada awal berdirinya, BNI banyak membantu perjuangan nasional dalam bidang perekonomian, khususnya di bidang moneter. BNI mengadakan hubungan dengan Bank Soerakarta, Bank Dagang Nasional Indonesia dan Bank Rakyat Indonesia. Khusus dalam perkreditan niaga, pada bulan Februari 1947, BNI membantu pembentukan Banking and Trading Corporation (BTC) di Jawa, mendirikan perusahaan dagang di beberapa kota di Sumatera seperti Bukit Tinggi (Central Trading Company, eTC, Jambi Trading Company), dan memberikan kredit sebagai modal kerja kepada Badan Tekstil Negara, Badan Industri Negara, Pusat Perkebunan Negara dan lain-lain.
Pada tahun-tahun pertama, BNI membuka kantor-kantor cabangnya di Cirebon, Garut, Purwokerto, Malang, Solo, Madiun, Kediri, Bukittinggi, Kutaraja (sekarang Banda Aceh), Pekanbaru, Jambi dan Sibolga. Pada waktu terjadinya Agresi Mihter II, kantor pusat BNI di Yogyakarta merupakan salah satu sasaran utama bagi tentara Belanda yang datang menyerbu pada tanggal 19 Desember; kekayaan bank berupa ratusan juta ORI serta barang-barang berharga lainnya dikuasai.
Menjelang diadakannya Konferensi Meja Bundar, tanggal 19-22 Juli 1949 di Yogyakarta, tidak terdapat kesesuaian paham mengenai bentuk bank sirkulasi. Pada KMB di Den Haag bulan November 1949, De Javaasehe Bank diberi hak monopoli untuk mengedarkan uang kertas bank, sedangkan BNI memusatkan kegiatannya pada perbaikan dan pembangunan ekonomi. Tugas BNI adalah membantu memajukan kemakmuran rakyat dan pembangunan ekonomi dalam bidang perdagangan umum dan perdagangan impor dan ekspor khusus. Dengan adanya tugas tersebut, BNI membuka cabang di setiap ibu kota propinsi dan hampir di setiap ibu kota kabupaten di seluruh Indonesia. Hubungan koresponden BNI dengan bank-bank luar negeri berkembang sejajar dengan bertambahnya kepercayaan bank di negeri terhadap BNI.  Bank Negara Indonesia yang didirikan dan dipersiapkan pada tanggal 5 Juli 1946 menjadi Bank Sirkulasi atau Bank Sentral yang bertanggung jawab menerbitkan dan mengelola mata uang RI. Beberapa bulan setelah pendiriannya, Bank Negara Indonesia mulai mengedarkan alat pembayaran resmi pertama - Oeang Republik Indonesia atau ORI. Pengusul dibentuknya sebuah Bank Sentral atau Bank Sirkulasi, serta sekaligus juga adalah sebagai pendiri dan Direktur Utama Bank Negara Indonesia yang pertama adalah Raden Mas (R.M.) Margono Djojohadikusumo.
Pada 1955, Peran Bank Negara Indonesia beralih menjadi bank pembangunan dan kemudian mendapat hak untuk bertindak sebagai bank devisa. Sejalan dengan penambahan modal pada tahun 1955, status Bank Negara Indonesia beralih menjadi bank umum dengan penetapan secara yuridis melalui Undang-Undang Darurat nomor 2 tahun 1955.
Dengan inovasi perbankan yang luas, menimbulkan kepercayaan pemerintah terhadap perusahaan BNI. Maka, pada 1968, status hukum Bank Negara Indonesia ditingkatkan ke Persero dengan nama PT Bank Negara Indonesia.
Pada 2013, BNI memposisikan layanannya dalam tingkat yang lebih tinggi. Bank BNI meluncurkan kartu kredit dan kartu ATM/debit bergambar Tim Sepakbola peserta BPL, Chelsea, dengan logo MasterCard. Kartu tersebut dapat diterima oleh fans Chelsea. Bank BNI juga meluncurkan layanan trust bagi industri ekspor, termasuk untuk industri minyak dan gas.
Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI), Gatot M. Suwondo, didampingi jajaran Direksi memberikan keterangan tentang kinerja BNI tahun 2013, di Jakarta, Rabu, 19 Februari 2014. BNI berhasil mencatat pertumbuhan laba bersih sebesar 28,5% menjadi Rp9,05 trilliun pada akhir tahun 2013.
PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. saat ini mempunyai 9 anak perusahaan. Mereka adalah sebagai berikut :
·         BNI Remittance Limited - Hong Kong
·         PT. Bina Usaha Indonesia
·         PT. BNI Life
·         PT. BNI Multi Finance
·         PT. BNI Nomura Jafco Investment
·         PT. BNI Nomura Jafco Manajemen Ventura
·         PT. BNI Nomura Jafco Ventura Satu
·         PT. BNI Securities
·         PT. Pembiayaan Artha Negara
·         PT. Sarana Bersama Pembiayaan Indonesia
·         Bank BNI Syariah
·         Bank Nusa Nasional (telah di-spin off pada 2009)

Sumber :
http://h3r1y4d1.wordpress.com/2012/04/05/peranan-perbankan-dan-perekonomian-indonesia/
http://www.jakarta.go.id/web/encyclopedia/detail/3864/BNI-1946-Bank

TOKOH EKONOMI

ADAM SMITH 

Bapak Ekonomi Dunia, (Adam Smith), lahir di kota Kirkcaldy, Skotlandia, tahun 1723. Waktu remaja dia belajar di Universitas Oxford, dan dari tahun 1751 sampai 1764 dia menjadi mahaguru di Universitas Glasgow. Selama di situlah dia menerbitkan buku pertamanya, Theory of Moral Sentiments, yang mengangkat dirinya ke tengah-tengah masyarakat intelektual. Tetapi, puncak kemasyhurannya terutama terletak pada buku karya besarnya An Inquiry Into the Nature and Causes of The Wealth of Nations, yang terbit tahun 1776. Buku ini segera sukses dan merebut pasar, dan sisa hidup Smith menikmati kemasyhuran dan penghargaan berkat karya itu. Dia mati juga di Kirkcaldy tahun 1790. Tak seorang anak pun dia punya, lagi pula tak pernah kawin.
Adam Smith bukanlah orang pertama yang mengabdikan diri pada teori ekonomi, dan banyak gagasan-gagasannya yang terkenal bukanlah asli keluar dari kepalanya. Tetapi, dialah orang pertama yang mempersembahkan teori ekonomi yang sistematik dan mudah dicerna yang cukup tepat sebagai dasar bertolak buat kemajuan bidang itu di masa depan. Atas dasar alasan itu, layaklah dianggap bahwa The Wealth of Nations merupakan pangkal tolak dari penelitian modern politik ekonomi.
Salah satu hasil besar yang disuguhkan buku ini adalah karena ia meluruskan dan menghalau pelbagai anggapan yang jadi anutan orang sebelumnya. Smith adu pendapat dan menentang teori lama ekonomi perdagangan yang menekankan arti penting perlunya negara punya persediaan batangan emas dalam jumlah besar. Begitu pula, bukunya menolak pandangan para physiokrat yang mengatakan bahwa tanah merupakan sumber utama dari nilai. Sebaliknya Smith menekankan arti pokok yang paling penting adalah tenaga kerja. Smith dengan gigih menekankan bahwa peningkatan produksi dapat dicapai lewat pembagian kerja dan dia menyerang habis semua peraturan pemerintah yang usang dan campur tangannya berikut hambatan-hambatan yang menghalangi perkembangan dan perluasan industri.
Ide sentral The Wealth of Nations adalah pasar bebas yang bergerak menurut mekanisme pasar yang dianggapnya secara otomatis bisa memprodusir macam dan jumlah barang yang paling disenangi dan diperlukan masyarakat konsumen. Misalnya, persediaan barang yang justru disenangi merosot, dengan sendirinya harga akan naik dan kenaikan harga ini akan mendatangkan untung banyak bagi siapa saja yang memproduksinya. Karena untung banyak, pabrik-pabrik lain tergerak untuk memproduksi juga. Akibat dari kenaikan produksi tidak bisa tidak akan menyingkirkan keadaan kekurangan barang. Lagi pula, kenaikan suplai dalam kaitan dengan kompetisi antar pelbagai perusahaan akan cenderung menurunkan harga komoditi pada tingkat harga yang "normal," misalnya ongkos produksinya. Tak ada pihak mana pun yang membantu melenyapkan kelangkaan, tetapi kelangkaan itu akan teratasi dengan sendirinya. "Tiap orang," kata Smith "cenderung mencari keuntungan untuk dirinya, tetapi dia "dituntun oleh tangan gaib untuk mencapai tujuan akhir yang bukan menjadi bagian keinginannya. Dengan jalan mengejar kepentingan dirinya sendiri dia sering memajukan masyarakat lebih efektif dibanding bilamana dia betulbetul bermaksud memajukannya" (The Wealth of Nations, Bab IV, pasal II).
"Tangan gaib" ini tak dapat melakukan pekerjaan sebagaimana mestinya jika ada gangguan terhadap persaingan bebas. Smith karena itu percaya kepada sistem perdagangan bebas dan menentang keras harga tinggi. Pada dasarnya dia menentang keras hampir semua ikut campurnya pemerintah di bidang bisnis dan pasar bebas. Campur tangan ini, kata Smith, hampir senantiasa akan mengakibatkan kemerosotan efisiensi ekonomi dan ujungujungnya akan menaikkan harga. (Smith tidaklah menciptakan semboyan "laissez faire," tetapi dia lebih dari siapa pun juga menyebarkan konsep itu).
Beberapa orang peroleh kesan bahwa Adam Smith tak lain dari seorang yang cuma "menari menurut bunyi gendang" demi kepentingan ekonomi. Pendapat ini tidaklah benar. Dia berulang kali dan dengan kata-kata keras, mengecam habis praktek-praktek monopoli ekonomi dan menginginkan penghapusannya. Dan Smith bukannya orang naive dalam hubungan ekonomi praktek. Ini bisa dibaca dari pengamatannya yang khas dalam buku The Wealth of Nations: "Orang dalam dunia dagang barang yang sama jarang bisa ketemu bersama, tetapi pembicaraan akan berakhir pada pembentukan komplotan yang bertentangan dengan rakyat, atau dalam bentuk lain menaikkan harga."
Begitu sempurnanya Adam Smith mengorganisir dan mengedepankan sistem pemikiran ekonominya, sehingga hanya dalam jangka waktu beberapa puluh tahun saja mazhab-mazhab ekonomi sebelumnya tersisihkan. Nyatanya, semua pokok-pokok pikiran mereka yang bagus telah digabungkan dengan sistem Smith, sementara Smith dengan sistematis mengungkapkan kekurangan-kekurangan mereka yang ada. Pengganti Smith termasuk ekonom-ekonom kenamaan seperti Thomas Malthus dan David Ricardo, mengembangkan dan menyempurnakan sistemnya (tanpa mengubah garis-garis pokoknya) menjadi struktur yang kini digolongkan kedalam kategori ekonomi klasik. Sampai pada suatu tingkat penting tertentu, bahkan teori ekonomi Karl Marx (meski bukan teori politiknya) dapat dianggap sebagai kelanjutan dari teori ekonomi klasik.
Dalam buku The Wealth of Nations, Smith sebagian menggunakan pandangan-pandangan Malthus tentang kelebihan penduduk. Tetapi, jika Ricardo dan Karl Marx keduanya bersikeras bahwa tekanan penduduk akan mencegah upah naik melampaui batas keperluan (apa yang disebut "hukum baja upah"), Smith menegaskan bahwa kondisi kenaikan produksi upah dapat dinaikkan. Amatlah jelas, kejadian-kejadian -membuktikan bahwa Smith benar dalam segi ini, sedangkan Ricardo dan Marx meleset.
Tak ada sangkut-pautnya dengan ketetapan pandangan Smith atau pengaruhnya terhadap para teoritikus ekonomi yang datang belakangan, yang terpenting adalah pengaruhnya terhadap perundang-undangan serta politik yang diambil pemerintah. The Wealth of Nations ditulis dengan keulungan yang tinggi serta kejernihan pandangan yang tak bertolok banding dan terbaca amat luas. Argumen Smith menghadapi campur tangan pemerintah dalam bidang bisnis dan dunia perdagangan dan demi rendahnya harga serta perekonomian bebas, telah mempengaruhi secara pasti terhadap garis kebijaksanaan pemerintah di seseluruh abad ke-19. Sesungguhnya, pengaruhnya dalam hal itu masih tetap terasa hingga sekarang.
Sejak teori ekonomi berkembang pesat sesudah masa Smith, dan beberapa gagasannya tergeser oleh pendapat-pendapat lain, sangatlah mudah mengecilkan makna penting Adam Smith. Mesti begitu, fakta menunjukkan, dialah pemula dan pendiri tokoh ekonomi sebagai suatu studi yang sistematis,dan dia sesungguhnya tokoh terkemuka dalam sejarah pemikiran manusia.